Marak Pencurian Hewan Qurban dengan Modus Disembelih

Marak Pencurian Hewan Qurban dengan Modus Disembelih

Rabu, 29 Juli 2020 | 12:45 WIB
Para pencuri hanya menyisakan organ dalam hewan qurban.
Pemeriksaan hewan kurban.
Photo :
  • VIVA.co.id/ Sherly (Tangerang)

Pemeriksaan hewan kurban.

VIVA – Menjelang Hari Raya Idul Adha aksi pencurian hewan qurban mulai marak. Di Bekasi, pedagang hewan qurban kehilangan delapan ekor hewan qurban, sementara korban sempat dibekap oleh pelaku.

Insiden pencurian ini terjadi di Jalan Ratna, Jati Bening Baru, Bekasi. Sebelum membawa delapan ekor kambing, para pelaku sempat membekap pedagang yang tengah tertidur. Dari keterangan korban, pelaku berjumlah dua orang dan menggunakan mobil. Akibat pencurian ini, korban mengaku mengalami kerugian hingga Rp30 juta.

Selain itu pencurian hewan kurban juga terjadi di Kendari. Dua ekor sapi qurban milik warga hilang dicuri pada hari Selasa pagi, 28 Juli 2020. Para pelaku melakukan aksinya dengan cara menyembelih, mengambil daging sapi, dan hanya menyisakan organ dalam sapi di lokasi kejadian.

Baca juga: Kematian Editor Metro TV: Teman Dekatnya Diberhentikan Kerja dan Sakit

Korban mengaku sapi itu telah dibeli oleh konsumen, dan akan dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha nanti. Penjual pun terpaksa harus mengembalikan uang pembelian sapi kepada konsumennya.

Sebelumnya pada pekan lalu di Cilegon, Banten, sembilan ekor kerbau juga dicuri. Sekitar empat ekor di antaranya disembelih dan hanya disisakan organ dalam, sedangkan lima ekor lainnya disembelih dan ditinggalkan oleh pelaku.

Pemilik kerbau hanya bisa menangis mendapati hewan kurbannya yang dijual jelang Idul Adha itu hilang dan mati. Kerbau itu ditemukan mati di area ladang rumput di belakang sebuah pabrik di Cilegon. Korban mengalami kerugian berkisar Rp270 juta.

Berita Terkait :
Saksikan Juga