Geger Siswa Pondok Pesantren di Mempawah Dianiaya dan Disiram Air Got

Geger Siswa Pondok Pesantren di Mempawah Dianiaya dan Disiram Air Got

Rabu, 12 Agustus 2020 | 18:02 WIB
Korban dianiaya 6 orang.
Perwakilan keluarga dari pihak korban penganiayaan, Eva Monarita, melaporkan penganiayaan atas FZ ke polisi.
Photo :
  • VIVA/Ngadri

Perwakilan keluarga dari pihak korban penganiayaan, Eva Monarita, melaporkan penganiayaan atas FZ ke polisi.

VIVA – Seorang siswa berinisial FZ (15 tahun) di salah satu sekolah Pondok Pesantren di Kecamatan Sengkubang, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat menjadi korban penganiayaan oleh seniornya sebanyak 6 orang. Kasus penganiyaan tersebut berawal saat FZ pulang ke rumah selama satu minggu tanpa seizin pihak pondok pesantren.

Perwakilan keluarga dari pihak korban, yaitu Eva Monarita, mengungkapkan kasus penganiyaan terhadap keponakannya itu. Menurut Eva, setelah FZ kembali ke sekolah pada Senin tanggal 20 Juli 2020 sekitar pukul 20.00 WIB, keponakannya itu dihukum oleh seniornya.

"Keponakan saya ini dihukum dengan cara dipukul menggunakan gitar di bagian wajah, dipukul menggunakan kursi di bagian punggung, dan disiram menggunakan air got. Pelakunya ada 6 orang," kata Eva kepada VIVA.co.id pada Rabu, 12 Agustus 2020.

Baca juga: Pemerintah Kaji Subsidi Pulsa untuk Dosen, Guru, dan Pelajar

Berita Terkait :
Saksikan Juga