Tewas Saat Jaga Rumah Habib Rizieq, Farhan Bukan Laskar FPI - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Kamis, 23 Mei 2019 | 20:49 WIB

Tewas Saat Jaga Rumah Habib Rizieq, Farhan Bukan Laskar FPI

Farhan salah satu jemaah majelis taklim.
Jenazah korban kerusuhan Petamburan, Farhan Syafero, saat akan dimakamkan.
Photo :
  • VIVA/ Zahrul Darmawan.

Jenazah korban kerusuhan Petamburan, Farhan Syafero, saat akan dimakamkan.

VIVA – Farhan Syafero, salah satu korban tewas diduga akibat luka tembak saat kerusuhan di Petamburan, Jakarta Pusat, dipastikan bukan simpatisan maupun laskar Front Pembela Islam (FPI). Farhan juga bukan bagian dari peserta aksi di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rabu, 22 Mei 2019.  

Pernyataan itu diungkapkan salah satu pengurus DPP FPI, Habib Idrus Al Gadri saat dikonfirmasi wartawan, di kediamannya di kawasan Kampung Lio, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Kamis, 23 Mei 2019. 

Idrus mengatakan, Farhan berada di lokasi kejadian karena sedang menjaga rumah Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shibab. “Almarhum bukan laskar FPI atau simpatisan. Beliau juga bukan peserta demo. Beliau itu datang ke Petamburan semata-mata ingin menjaga rumah Habib Rizieq,” katanya.

Berdasarkan keterangan yang didapat Idrus, Farhan adalah salah satu jamaah yang cukup aktif mengikuti pengajian atau majelis taklim yang dipimpin oleh para habaib. "Almarhum ini angota majelis ta’lim. Dia aktif di Majelis Ta’lim Rasulullah dan Nurul Mustofa. Dia mencintai para habaib,” ujarnya.

Idrus mengaku, pihaknya sangat menyayangkan peristiwa yang dialami Farhan. Terkait hal itu, ia pun mendesak aparat untuk mengusut tuntas kasus ini agar jelas. “Kemarin kami sudah mendatangi rumah duka dan kami menyampaikan keprihatinan atas nama FPI dan imam besar kami, Habib Rizieq," ujarnya. 

Dia melanjutkan, "Kami rasa sangat perlu kasus ini diusut tuntas. Ini menyangkut nyawa seseorang dan kami yakin Insya Allah almarhum mati syahid.”

Diketahui, Farhan tewas setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan saat terjadi bentrokan di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu dini hari. Jasadnya kemudian dimakamkan tak jauh dari rumah duka di kawasan Cinere, Depok. Pria 31 tahun itu meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil.
 

loading...
Muat Lainnya...