Reklamasi Ancol untuk Pembangunan Museum Sejarah Nabi Muhammad
Jumat, 3 Juli 2020 | 15:51 WIB

Reklamasi Ancol untuk Pembangunan Museum Sejarah Nabi Muhammad

Reklamasi mengunakan tanah pengerukan sungai dan waduk di Jakarta
Pantai Festival Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta dibuka lagi setelah COVID-19
Photo :
  • ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Pantai Festival Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta dibuka lagi setelah COVID-19

VIVA – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan mengeluarkan Keputusan Gubernur Nomor 237 Tahun 2020 tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dunia Fantasi ( DUFAN ) seluas 35 hektare dan Kawasan Taman Rekreasi Taman Impian Ancol Timur Seluas 120 hektare yang ditandatangani pada 24 Februari 2020.

Izin pelaksanaan yang diberikan, salah satunya digunakan untuk pengurusan HPL (hak pengelolaan) dari lahan yang sudah ada di Ancol Timur.

"Selama beberapa tahun ini memang sudah terdapat kurang lebih 20 Hektar 'Tanah Timbul' yang ada di Ancol Timur, dihasilkan dari lumpur hasil pengerukan sungai-sungai di Jakarta," kata Sekretaris Daerah Saefullah di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2020.

Baca: Anies Terbitkan Izin Reklamasi, Para Pendukungnya Kecewa

Kata dia, kemarin dibuatkan Kepgubnya agar bisa mendapat sertifikat dari BPN dan lahan perluasan di Ancol tersebut dapat dimanfaatkan secara legal dan pelaksanaan pembangunan dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih lanjut, Pemprov DKI berkomitmen untuk memanfaatkan tanah hasil perluasan secara transparan dan mengutamakan kepentingan publik. Di antaranya, pembangunan tempat bermain anak dan pembangunan Museum Internasional Sejarah Rasulullah SAW dan Peradaban Islam di kawasan Ancol tersebut.