Bau 'Menyengat' Prostitusi di Diskotek Top One
Rabu, 8 Juli 2020 | 08:00 WIB

Bau 'Menyengat' Prostitusi di Diskotek Top One

Diduga kuat ada praktik prostitusi di gedung lima lantai itu.
Diskotek Top One digerebek Satpol PP
Photo :
  • VIVAnews/Andrew Tito

Diskotek Top One digerebek Satpol PP

VIVA – Penggerebekan yang dilakukan Satpol PP terhadap Diskotek Top One membuka operasi terselubung praktik prostitusi yang ada di dalam tempat hiburan malam itu. Diduga kuat aktivitas prostitusi berada di salah satu ruangan khusus dalam gedung lima lantai itu.

Indikasi yang ditemui dan mengarah ke prostitusi ditemukan sejumlah awak media dan petugas saat menyisir di dalam gedung. Sejumlah kamar dengan tempat tidur serta berpendingin ruangan ditemukan di lantai 3 dan 4 gedung itu.

Selain itu kamar kamar tersebut juga dilengkapi sejumlah toilet yang minimalis, yaitu tak ada closet. Hanya pancuran untuk mandi yang tertutup tirai.

Di sisi lain, saat penggerebekan berlangsung, sejumlah petugas menemukan seprai kamar yang tak lagi tertata rapi, atau baru saja di pakai oleh seseorang. Sejumlah bantal pun berserakan di lantai kamar.

Baca juga: Jika Terbukti Ada Prostitusi, Izin Diskotek Top One Bakal Dicabut

Seorang pengunjung, Beni mengatakan, usai berkaraoke pub di lantai 1 dan room lantai 2, biasanya para pemandu lagu memintanya untuk naik ke lantai 3 dan 4. Para pengunjung yang akan menikmati 'jasa' wanita pemandu karaoke tersebut dikenakan tarif.

“Mereka mematok tarif Rp350 ribu belum sama pengaman (kondom),” ungkap Beni yang mengaku pernah menggunakan jasa pemandu karaoke.