ACTA Sebut Izin Reklamasi Ancol yang Anies Keluarkan Janggal

ACTA Sebut Izin Reklamasi Ancol yang Anies Keluarkan Janggal

Senin, 13 Juli 2020 | 06:45 WIB
ACTA nilai alasan reklamasi sangat konyol dan berbau SARA.
Anies Baswedan segel bangunan di Pulau Reklamasi.
Photo :
  • ANTARA Foto/Dhemas Reviyanto

Anies Baswedan segel bangunan di Pulau Reklamasi.

VIVA – Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air alias ACTA, Ali Lubis menyebut kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan soal izin reklamasi Ancol janggal.

"Senyap dan nyaris tak terdengar. Di tengah situasi pandemi COVID-19, Gubernur Anies Baswedan teken Kepgub No 237 tahun 2020 tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Ancol seluas 155 (Ha) tertanggal 24 Februari 2020," kata dia di Jakarta, Minggu 12 Juli 2020.

Dia mempertanyakan apa dasar hukum Anies mengeluarkan Kepgub No 237 tahun 2020 tersebut. Ali merinci, di dalam Kepgub No 237 tahun 2020 huruf b, pada tanggal 13 Februari 2020 PT. Pembangunan Jaya Ancol mengirim surat Permohonan Penerbitan Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan. 

Berita Terkait :
Saksikan Juga