Dua Senjata Api Dokter Helmi Seharga Rp45 Juta

Ilustrasi aksi penembakan.
Sumber :
  • ANTARA/Andika Wahyu

VIVA – Asal dua senjata api milik Dokter Ryan Helmi untuk menghabisi istrinya sendiri, dr Lety Sultri, hingga kini masih misterius.

Tembak-Menembak di Intan Jaya Papua, TNI Rebut Senjata OPM

Namun Helmi mengakui jika dua senjata jenis Revolver dan FN yang dipergunakannya untuk menembak sang istri di klinik Azzahra Medical Centre Jakrta Timur pada Kamis, 9 November 2017, didapatnya dengan cara dibeli.

"Dia dapat dari orang yang sampai sekarang belum dia sebutkan siapa. Tapi dia membeli dengan harga untuk Revolvernya Rp25 juta dan untuk sejenis FN itu Rp20 juta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Jumat, 10 November 2017.

Kasus Penembakan Warga di Makassar, 12 Polisi Disanksi Disiplin

Sejak menyerahkan diri, Helmy masih belum mengungkap seluruh muasal senjata api itu. Ia juga belum menyebutkan sejak kapan ia memiliki senjata tersebut.

"Nanti kami akan kenakan Pasal 340, 338. Kemudian UU darurat karena memiliki senjata api tanpa izin," kata Argo.

Ungkap Dugaan Penembakan di Rutan Cipinang, Petugas Jaga Diperiksa

Dokter Lety Sultri sebelumnya ditemukan tewas dengan enam tembakan di tubuhnya di kliniknya bekerja, Kamis, 9 November 2017. Lety meregang nyawa usai cekcok mulut dengan suaminya.

Pemeriksaan sementara, motif Helmi nekat menembak istrinya karena keduanya hendak bercerai. Pada bulan November 2017, putusan itu akan dikeluarkan pengadilan. (ase)

Hasil Investigasi Komnas HAM Terkait Penembakan Laskar FPI,,,Ahmad Taufan Damanik

Jokowi Siap Tindaklanjuti Rekomendasi Komnas HAM Soal Laskar FPI

Presiden Jokowi mengapresiasi hasil investigas Komnas HAM soal tewasnya 6 laskar FPI dan siap memberi arahan kepada Polri.

img_title
VIVA.co.id
14 Januari 2021