Kisah Emil dan Arumi Dihalangi Polisi Masuk Rapat Pengundian – VIVA

viva.co.id

Click to open
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva

viva.co.id

Selasa, 13 Februari 2018 | 18:08 WIB

Kisah Emil dan Arumi Dihalangi Polisi Masuk Rapat Pengundian

img_title
Photo :
  • VIVA/Nur Faishal

Emil Dardak dan Arumi Bachsin saat terhalang di pintu masuk Hotel Mercure, tempat pengundian nomer urut calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur di Surabaya pada Selasa, 13 Februari 2018.

VIVA – Penjagaan proses pengundian nomor urut Pemilihan Gubernur Jawa Timur di Hotel Mercure Surabaya dijaga ketat oleh aparat Kepolisian RI. Siapa pun yang tanpa tanda pengenal khusus dilarang masuk. Bahkan, calon wakil gubernur Emil Dardak sempat tertahan karena adangan aparat yang berjaga di pintu masuk hotel.

Menumpangi angkutan kota dan dikawal relawan, pasangan calon Saifullah Yusuf alias Gus Ipul-Puti Guntur tiba lebih dulu di Hotel Mercure. Lantunan selawat dari relawan dan tim pemenangan mengiringi keduanya kala tiba di halaman dan masuk ke hotel. 

Beberapa saat kemudian, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak datang. Dikawal massa relawan dan tim pemenangan, keduanya berjalan kaki dari Posko Pemenangan di Jalan Progo, sekira satu kilometer dari Hotel Mercure. Keduanya harus menembus kerumunan massa di halaman hotel.

Nah, sesampai di pintu masuk lobi hotel itulah sempat terjadi kericuhan. Kala itu, Khofifah yang mengenakan baju serba putih diberi jalan oleh aparat Kepolisian yang berjaga di pintu masuk hotel. Di belakang Khofifah, mengikuti puluhan relawannya. Sementara Emil Dardak dan istrinya, Arumi Bachsin, terpisah sekira satu meter di belakang Khofifah.

Setelah Khofifah masuk, polisi yang berjaga menutupi pintu masuk dengan badan. Beberapa tim terhalang dan sempat cekcok dengan petugas. Hal yang menarik, Emil Dardak ikut tertahan. Polisi baru membuka jalan ketika dia memberitahukan diri sebagai calon wakil gubernur.

"Saya wakilnya," teriak Emil Dardak sambil menunjuk diri dengan dengan jarinya. Relawan juga meneriaki petugas dengan nama Emil untuk memberitahu agar diberi jalan masuk. Ia dan istri, Arumi Bachsin, akhirnya berhasil masuk setelah sempat berjibaku. Beberapa relawan dan tim pemenangan dipaksa keluar oleh petugas.

Di dalam gedung, pelaksanaan rapat pleno terbuka pengundian nomor urut paslon Pilgub Jatim berlangsung lancar dan dibuka oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum provinsi setempat, Eko Sasmito. Hasil undian, Khofifah-Emil nomor satu, sementara Gus Ipul-Puti Guntur nomor dua.

    Muat Lainnya...