Kemensos Jawab Sindiran PKH Jadi Modal Pilkada Khofifah | Halaman 2

Kemensos Jawab Sindiran PKH Jadi Modal Pilkada Khofifah

Selasa, 3 Juli 2018 | 10:52 WIB
Khofifah dituding menggunakan PKH sebagai alat pilkada Jatim
Dirjen Perlindungan dan Jamsos Kemensos, Harry Hikmat.
Photo :

Dirjen Perlindungan dan Jamsos Kemensos, Harry Hikmat.

Banyak pihak mengaitkan pernyataan Gus Ipul itu dengan PKH. Maklum, sebelum maju sebagai calon gubernur, Khofifah menjabat sebagai Menteri Sosial dan PKH adalah program di kementeriannya.

Menanggapi itu, Dirjen Perlindungan dan Jamsos pada Kemensos, Harry Hikmat mengatakan bahwa kebijakan dari Menteri Sosial secara tegas menyatakan bahwa SDM dari PKH harus netral, independen dan tidak terlibat kepentingan politik praktis.

"Selama kami melakukan pemantauan pada pelaksanaan Pilkada, kalau ada isu-isu, ya, bisa terjadi karena pendamping PKH sebagai manusia biasa mereka punya hak politik. Tetapi dalam konteks korps sebagai pendamping PKH, yang notabene pegawai Kementerian Sosial, maka etika pegawai Kementerian Sosial harus diterapkan," kata Harry di sela koordinasi PKH di Surabaya, Jawa Timur, pada Senin malam, 2 Juli 2018.

Karena itu, lanjut Harry, bila ada pendamping PKH yang mengikuti kegiatan kampanye calon tertentu, itu sifatnya individual dan dia dilarang menggunakan dan membawa atribut PKH.

Berita Terkait :
Saksikan Juga