Ridwan Kamil Anggap Pelayanan Publik Beberapa Daerah Jabar Masih Buruk

Ridwan Kamil Anggap Pelayanan Publik Beberapa Daerah Jabar Masih Buruk

Senin, 20 Agustus 2018 | 16:02 WIB
Ridwan Kamil mewajibkan setiap organisasi perangkat daerah berinovasi.
Gubernur terpilih Jawa Barat, Ridwan Kamil (ketiga dari kiri).
Photo :
  • VIVA/Adi Suparman

Gubernur terpilih Jawa Barat, Ridwan Kamil (ketiga dari kiri).

VIVA – Gubernur terpilih Jawa Barat, Ridwan Kamil, telah menetapkan standardisasi untuk aparatur sipil negara (ASN) di provinsi itu, demi merealisasikan janji politiknya selama lima tahun mendatang.

Menurutnya, kualitas pelayanan publik oleh aparatur sipil negara di masing-masing daerah pada bidang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) masih berada dalam kondisi kurang memuaskan.

“Standardisasi pelayanan publik kayak SAKIP-nya masih buruk di kota-kota (beberapa daerah di Jawa Barat) lain. Harus menjadi kualitas terbaik termasuk ukuran kinerja ASN objektif, terukur, dan produktif,” ujar Ridwan di Bandung pada Senin 20 Agustus 2018.

Ridwan mewajibkan seluruh organisasi perangkat daerah atau OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menciptakan inovasi-inovasi program pelayanan. Dia berambisi mengalahkan provinsi lain dalm hal penciptaan inovasi-inovasi itu.

Langkah pertama, katanya, setiap OPD diwajibkan memiliki sedikitnya satu saja inovasi per tahun. Maka, kalau ada 20 OPD, berarti sedikitnya ada 20 gagasan inovasi setiap tahun di Jawa Barat.

Gubernur dan wakil gubernur terpilih Jawa Barat, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, memasuki tahap sinkronisasi janji politiknya untuk pembangunan tahun ke depan. Berikut janji politiknya:

1. Satu Desa, Satu Perusahaan

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler