ARB Menyesalkan Penindasan Muslim Uighur di China
Jumat, 21 Desember 2018 | 20:54 WIB

ARB Menyesalkan Penindasan Muslim Uighur di China

Dia mendesak Pemerintah RI melakukan langkah diplomatik yang tegas.
Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie.
Photo :
  • VIVA/Bayu Nugraha

Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie.

VIVA - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie menyesalkan perlakuan diskriminatif dan tindakan sewenang-wenang yang diduga dilakukan oleh Pemerintah China terhadap umat muslim di Provinsi Uighur, China. Tokoh yang akrab disapa ARB itu menilai tindakan Pemerintah China tersebut menunjukkan tidak adanya kebebasan di dalam menjalankan ibadah menurut agama dan keyakinan masing-masing.

"Serta merupakan pelanggaran dan bahkan penindasan terhadap hak asasi manusia sebagaimana piagam HAM-PBB," kata Aburizal melalui keterangan resminya, Jumat, 21 Desember 2018.

Oleh karena itu, sebagai bangsa yang cinta damai, sebagai bangsa yang menjunjung nilai Pancasila, Aburizal mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan langkah diplomatik yang tegas dan tidak ragu-ragu untuk membantu dan menyelamatkan saudara-saudara muslim Uighur dari tindakan sewenang-wenang.