Pengakuan Mengejutkan Guru SMP Penyebar Hoax Surat Suara 7 Kontainer
Jumat, 11 Januari 2019 | 16:10 WIB

Pengakuan Mengejutkan Guru SMP Penyebar Hoax Surat Suara 7 Kontainer

MIK adalah pelaku kelima yang diciduk polisi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono.
Photo :
  • VIVA.co.id/Danar Dono

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono.

VIVA – Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial MIK (38), yang merupakan buzzer maupun penyebar hoax 7 kontainer surat suara Pemilu sudah tercoblos lewat media sosial, kepada polisi mengaku bahwa dia membuat sendiri narasi kalimat unggahannya di Twitter.

Kepada penyidik Polda Metro Jaya, dia mengaku sengaja melakukan hal itu dengan maksud memberitahukan kepada tim pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02. Namun, motif pelaku hingga kini masih didalami. Awalnya dia menyebut hanya merasa ingin mengunggah saja. 

Namun, polisi tidak percaya begitu saja. Oleh sebab itu MIK masih diperiksa secara intensif. Diketahui bahwa dia sempat melakukan mention hoax itu ke akun Twitter juru bicara Badan Pemenangan Nasional, Dahnil Anzar Simanjuntak dan memintanya menindaklanjuti berita 7 kontainer surat suara.

loading...