Bawaslu Terima Laporan 600 Konten Hoax Terkait Pilpres - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Senin, 11 Februari 2019 | 17:26 WIB

Bawaslu Terima Laporan 600 Konten Hoax Terkait Pilpres

Sekitar 180 laporan diminta untuk di-takedown.
Komisioner Bawaslu Abhan.
Photo :
  • Ifan Gusti

Komisioner Bawaslu Abhan.

VIVA –  Komisioner Badan Pengawas Pemilu, Abhan mengatakan, pihaknya terus memantau konten hoax terkait Pemilu 2019. Bawaslu mengatakan, telah mendapat ratusan laporan terkait konten hoax di media sosial.

"Kami sudah terima data sekitar 600 konten hoax," kata Abhan usai Rapat Koordinasi Bidang Kehumasan dan Hukum Seluruh Indonesia di Jakarta, Senin 11 Februari 2019.

Ia menambahkan, Bawaslu telah melakukan langkah dengan Kominfo dan platfom penyedia media massa untuk menurunkan hoax tersebut.

"Dari 600, ada sekitar 180-an yang sudah kami kirim ke platform untuk di-takedown," tegasnya.

Abhan menegaskan, platfom untuk segera merespons laporan Bawaslu mengenai konten hoax di media sosial. 

"Platform kami minta takedwon, kalau tidak kami akan minta Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informatika) untuk lakukan tindakan kepada platform yang ada," jelasnya.

Sebelumnya, Menkominfo, Rudiantara menyatakan, jelang pencoblosan Pemilu 2019 informasi hoax di media sosial jumlahnya makin bertambah. 

"Hoax-nya makin ke sini, kelihatannya makin banyak. Karena dari tahun lalu pada 10 bulan terakhir hanya sekitar 60-an. Januari ini 70 lebih. Ini baru satu bulan dan perkiraannya akan meningkat," ujar Rudiantara.

Rudi menambahkan, pihaknya terus melakukan penyisiran terkait berbagai konten hoax yang beredar di media sosial setiap hari. Dan, masyarakat bisa memantau berapa hoax yang ditemukan Kominfo.

"Jadi, setiap hari itu laporannya bisa dilihat dari stophoax.id. Itu harian keluar berapa hoax yang sudah diverifikasi," katanya. (asp)

Saksikan Juga

Kasus Papua, Tri Susanti Ditetapkan Sebagai Tersangka

TVONE NEWS - 23 hari lalu
loading...
Muat Lainnya...