Gagal Panen Akibat Bencana, Petani Jateng Bisa Klaim Asuransi 
Selasa, 12 Februari 2019 | 14:58 WIB

Gagal Panen Akibat Bencana, Petani Jateng Bisa Klaim Asuransi 

Para petani akan mendapat ganti rugi Rp6 juta.
Ganjar Pranowo.
Photo :
  • ANTARA Foto/Wibowo Armando

Ganjar Pranowo.

VIVA – Para petani di Jawa Tengah mulai tahun ini bisa memperoleh klaim asuransi jika lahan pertaniannya mengalami puso akibat diterjang bencana. Asuransi petani juga diberikan kepada masyarakat miskin. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan, program asuransi pertanian dapat digunakan oleh petani jika mengalami gagal panen akibat bencana. Seperti bencana banjir yang kerap melanda sejumlah daerah pada puncak musim hujan. 

"Kita mulai tahun ini. Pemprov Jateng akan membantu petani yang miskin untuk kita cover dengan asuransi pertanian," kata Ganjar di Semarang, Selasa, 12 Februari 2019. 

Sosialisasi terkait program itu lanjut Ganjar terus dilakukan. Asuransi ini akan memberikan jaminan perlindungan kepada petani dengan membayar premi asuransi Rp36 ribu per hektare lahan. Jika sewaktu-waktu sawah mereka mengalami puso atau gagal panen karena bencana mereka akan mendapat ganti Rp6 juta dari asuransi itu. Namun khusus bagi petani miskin, premi akan digratiskan.