Pakar Hukum: Tahun 50-an, Tak Ada Hakim dan Jaksa Terima Suap
Selasa, 12 Februari 2019 | 21:11 WIB

Pakar Hukum: Tahun 50-an, Tak Ada Hakim dan Jaksa Terima Suap

Andi Hamzah menyampaikan pengalamannya.
ILC Potret Hukum Indonesia 2019
Photo :
  • ILC

ILC Potret Hukum Indonesia 2019

VIVA – Pakar Hukum Pidana Andi Hamzah mengatakan, ada sejumlah faktor yang harus diperhatikan agar penegakan hukum benar-benar ideal. Yang pertama adalah perangkat hukum yakni UU dan turunannya yang harus dibuat tak tumpang tindih. Namun kondisi itu masih jauh dari ideal di Indonesia.

Kedua, penegak hukum harus independen sehingga tak melakukan sesuatu berdasarkan pengaruh dan imbalan tertentu. Ketiga yakni kesadaran masyarakat akan pentingnya penegakan hukum. Andi mengatakan, sayangnya dari kebiasaan saja, warga di Indonesia begitu gampang melanggar aturan. Anehnya sering tak ditindak.

"Misalnya saja kalau di Indonesia ini coba perhatikan jalan Margonda Raya di Depok, puluhan sepeda motor melawan arus, coba ke sana tiap hari, tidak diapa-apakan coba di Jepang salah parkir 5 menit, datang polisi," kata Andi Hamzah dalam acara Indonesia Lawyers Club atau ILC di tvOne dengan topik "Potret Hukum Indonesia 2019: Benarkah Tajam Sebelah?", Selasa, 12 Februari 2019.

loading...