Hakim PN Balikpapan Tersangka Korupsi Minta Jatah Fee Rp500 Juta
Sabtu, 4 Mei 2019 | 19:33 WIB

Hakim PN Balikpapan Tersangka Korupsi Minta Jatah Fee Rp500 Juta

Uang disebut diserahkan secara bertahap.
Hakim hingga pengusaha yang terjaring OTT KPK di Balikpapan.
Photo :
  • Syaefullah/VIVA.co.id

Hakim hingga pengusaha yang terjaring OTT KPK di Balikpapan.

VIVA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Laode Muhammad Syarif, menjelaskan mengenai konstruksi suap hakim Pengadilan Negeri Balikpapan, Kalimantan Timur. 

Tahun 2018, terdakwa SDM (Sudarman) dan dua terdakwa lain dalam proses disidang di Pengadilan Negeri Balikpapan dengan Nomor Perkara: 697/Pid.B/2018/PN Bpp dalam kasus pemalsuan surat. 

"Setelah sidang, KYT (Kayat) seorang hakim bertemu dengan JHS (Johnson Siburian) yang merupakan pengacara SDM menawarkan bantuan dengan fee Rp500 juta jika ingin SDM bebas," ujar Laode di kantornya, Jalan Rasuna Said Kuningan Jakarta, Sabtu, 4 Mei 2019. 

Menurut Laode, SDM belum bisa memenuhi permintaan KYT tersebut. Namun, ia menjanjikan memberikan uang Rp500 juta jika tanah yang ada di Balikpapan terjual.