Titik-titik Rawan Kemacetan Mudik Lebaran di Ruas Tol Trans Jawa - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Rabu, 29 Mei 2019 | 21:56 WIB

Titik-titik Rawan Kemacetan Mudik Lebaran di Ruas Tol Trans Jawa

Pemudik, catat titik-titik jalan tersebut.
Jembatan Kali Kuto, Jalur Mudik Tol Trans Jawa
Photo :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Jembatan Kali Kuto, Jalur Mudik Tol Trans Jawa

VIVA – Dalam menghadapi musim mudik Lebaran, Kementerian Perhubungan merilis sejumlah titik lokasi yang kerap terjadi kemacetan di ruas Tol Trans Jawa.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setyadi mengatakan, salah satu titik kemacetan yang harus diwaspadai adalah di ruas Palimanan-Cirebon, khususnya di pintu keluar atau exit tol wilayah Plumbon.

"Pertama, di jalan Tol Palimanan sampai dengan Cirebon, yakni di exit tol Plumbon," kata Budi di kantornya, kawasan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu 29 Mei 2019.

Budi menjelaskan, exit Tol Plumbon harus diwaspadai sebagai salah satu titik kemacetan, karena arus dari arah Jakarta ke Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, hingga wilayah Majalengka, biasanya akan keluar di sana.

Kemudian, exit Tol Ciperna, juga harus diwaspadai sebagai titik kemacetan, karena gerbang tolnya menjadi lintasan bagi pemudik asal Jakarta, yang hendak menuju ke Cirebon, Kuningan, dan Ciamis.

Selain itu, Budi juga mewanti-wanti potensi kemacetan di Tol Pejagan, akibat arus pemudik menuju arah Brebes, Cilacap, dan Purwokerto.

"Kemudian di Tol Pejagan untuk arus pemudik ke arah Bumi Ayu, Brebes, Cilacap, Purwokerto, itu semua keluar di sana. Berikutnya di Tegal, sampai dengan Purbalingga, dan terakhir di Kalikampung Semarang," kata Budi.

Selain itu, Budi juga memprediksi potensi kemacetan di exit Tol Singosari, Malang, karena posisinya yang langsung bertemu dengan ruas jalan menuju Kota Wisata Batu di Malang.

"Semua ini harus jadi perhatian kita, termasuk di exit Tol Malang, Singosari. Karena, kebetulan kalau keluar di situ akan langsung ketemu jalan negara tujuan ke arah Batu, tempat wisata. Itu potensi sekali terjadi kemacetan," ujarnya. (asp)

loading...
Muat Lainnya...