Polres Garut Buru Pembuat Selebaran Sesen Komara

Polres Garut Buru Pembuat Selebaran Sesen Komara

Sabtu, 15 Juni 2019 | 20:13 WIB
Sensen mengaku sebagai Presiden Republik Indonesia pusat.
Foto Sensen Komara
Photo :
  • VIVA/Diki Hidayat

Foto Sensen Komara

VIVA – Polres Garut Jawa Barat mendalami kasus menyebarnya selebaran berisi seruan yang disebutkan berasal dari Sensen Komara Bin Bakar Misbach Esa sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) Pusat. Berdasarkan dari isi surat tersebut, polisi menerjunkan tim menjemput Hamdani yang diketahui sebagai pembuat seruan yang kemudian disebarkan.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna membenarkan pihaknya sedang mendalami kasus seruan yang dibuat oleh kelompok orang yang mengatasnamakan sebuah negara (NII). Seruan tersebut berasal dari Sensen yang mengklaim dirinya sebagai Presiden RI Pusat.

"Memang benar ada, sedang kami dalami dan selidiki," ujarnya, Sabtu 15 Juni 2019.

Seruan Sensen Presiden RI Pusat sempat menggegerkan warga Garut, di mana seruan tersebut muncul sejak Selasa 11 Juni 2019 lalu. Seruan tersebut ditulis salah seorang pengikut Sensen bernama Hamdani, warga Kecamatan Caringin, Garut.

Dalam seruan tersebut, Hamdani mencantumkan nama Sensen merupakan Presiden Republik Indonesia Pusat." Bapak Drs Sensen Komara BM ESA adalah Presiden pusat Republik Indonesia, imam negara Islam Indonesia, Rosul Alloh,"  demikian isi cuplikan seruan Hamdani. 

Masih mengutip seruan pengakuan Hamdani bahwa seruan tersebut juga diketahui oleh Jenderal Angkatan Udara NII berbintang empat bernama Abdul Rosid.

"Semoga dengan lahirnya selembaran tulisan ini bisa menjadi jalan untuk menciptakan perdamaian sejati yang kita semua harapkan karena perdamaian sejati merupakan aset terbesar bagi negara dan internasional," tulisnya

Melihat isi seruan yang jelas dibuat oleh Hamdani, Budi mengatakan jajarannya tengah memburu Hamdani. Ia meminta masyarakat tidak terpengaruh atas penyebaran seruan tersebut.

"Pasti kami tindak. Saya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak resah dengan adanya surat itu, " katanya.

Berita Terkait :
Saksikan Juga