Muhammadiyah Nilai Iklan Rokok Harus Dihapus Sepenuhnya
Senin, 17 Juni 2019 | 16:36 WIB

Muhammadiyah Nilai Iklan Rokok Harus Dihapus Sepenuhnya

Sekretaris Umum Muhammadiyah menjelaskan efek buruk rokok.
Ngopi sambil merokok
Photo :
  • U-Report

Ngopi sambil merokok

VIVA – Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menilai iklan produk rokok di seluruh medium pariwara harus dihapus penuh. Menurut Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, pengkajian untuk dilakukannya hal itu bisa dilakukan setelah baru-baru ini, pemerintah juga mengambil langkah tegas berupa penghapusan ratusan konten iklan terkait rokok dari berbagai medium di internet.

"Muhammadiyah sejak awal sudah memberikan suatu dorongan dan memberikan masukan agar selain iklan dibatasi jika dimungkinkan iklan rokok ditiadakan," ujar Mu'ti usai acara halal bi halal Muhammadiyah di PP Muhammadiyah Menteng Jakarta, Senin 17 Juni 2019.

Mu'ti menyampaikan, pertimbangan dihapuskannya secara penuh iklan rokok karena produk tersebut jelas-jelas memberi efek merugikan terhadap kesehatan. Muhammadiyah juga telah melakukan pengkajian internal tentang
status hukum rokok sehingga produk itu dinilai tidak layak diiklankan.