Ratna Sarumpaet: Sanksi Sosial Sebagai Pembohong Telah Hancurkan Saya
Selasa, 18 Juni 2019 | 18:16 WIB

Ratna Sarumpaet: Sanksi Sosial Sebagai Pembohong Telah Hancurkan Saya

Namun, Ratna Sarumpaet tegaskan tak ada maksud buat keonaran.
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet (kiri) bersama kuasa hukumnya.
Photo :
  • ANTARA FOTO/Nalendra

Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet (kiri) bersama kuasa hukumnya.

VIVA – Terdakwa kasus berita berita bohong atau hoax, Ratna Sarumpaet meyakini dirinya tak melakukan tindak pidana informasi bohong. Ratna menegaskan ia tak ada maksud membuat keonaran di masyarakat.

"Saya tekankan kembali bahwa tidak ada maksud saya membuat keonaran atau kekacauan di kalangan masyarakat. Apalagi bermaksud untuk menimbulkan rasa permusuhan di kalangan rakyat, individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA," kata Ratna di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 18 Juni 2019.

Ratna malah mempertanyakan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum yang telah menuntut enam tahun penjara karena telah membuat onar di masyarakat.

"Saya tidak mengerti keonaran seperti apa yang dimaksud JPU yang telah terjadi akibat kebohongan saya," katanya.

Ia menjelaskan keonaran yang dia diketahui adalah terjadinya kerusuhan atau amukan massa yang hanya bisa dihentikan aparat kepolisian. Contohnya seperti peristiwa Mei 1998, di mana ada korban jiwa, terjadi benturan fisik, dan fasilitas umum yang dirusak.