Sofyan Basir Didakwa Beri Kesempatan Praktik Suap Proyek PLTU Riau-1
Senin, 24 Juni 2019 | 11:07 WIB

Sofyan Basir Didakwa Beri Kesempatan Praktik Suap Proyek PLTU Riau-1

Memberikan kesempatan, sarana agar sejumlah pihak menerima suap.
Sofyan Basir saat resmi ditahan KPK
Photo :
  • ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Sofyan Basir saat resmi ditahan KPK

VIVA – Direktur Utama nonaktif PT PLN, Sofyan Basir, didakwa tim Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan kesempatan, sarana dan keterangan agar sejumlah pihak menerima suap terkait proyek PLTU Riau-1. Para pihak yang dimaksud, yakni mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni M Saragih, pengusaha Blackgold Natural, Johannes B Kotjo, dan eks Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham.

"Padahal patut diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakan supaya melakukan sesuatu dalam jabatannya," kata jaksa Ronald F Worotikan saat membacakan dakwaannya di sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin 24 Juni 2019.

Jaksa mengatakan, untuk mendapatkan proyek tersebut, Johannes Kotjo menyuap Eni Saragih dan Idrus Marham, senilai Rp4,750 Miliar. Sedangkan, Sofyan, diduga turut memuluskan praktik suap tersebut karena proyek PLTU Riau-1 berada di PLN.

  • 1
  • 2
loading...