Amnesty International Indonesia Ungkap Pelanggaran HAM 21-22 Mei
Selasa, 25 Juni 2019 | 15:50 WIB

Amnesty International Indonesia Ungkap Pelanggaran HAM 21-22 Mei

Polisi telah melakukan berbagai pelanggaran yang serius.
Keluarga Farhan Syafero, korban kerusuhan 22 Mei di Petamburan
Photo :
  • VIVA/Zahrul Darmawan

Keluarga Farhan Syafero, korban kerusuhan 22 Mei di Petamburan

VIVA – Amnesty International Indonesia menemukan adanya pelanggaran Ham pada kerusuhan 21-22 Mei di depan kawasan gedung Bawaslu, Jakarta. Temuan ini hasil investigasi yang dimulai satu hari pascabentrok massa dengan polisi.

"Polisi telah melakukan beragam pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) di Kampung Bali dan wilayah sekitarnya di Jakarta pada 21-23 Mei 2019," kata peneliti senior Amnesty International Indonesia Papang Hidayat di kantornya, Jakarta, Selasa 25 Juni 2019.

Papang menambahkan hasil investigasi Amnesty International Indonesia ini merupakan bagian pertama dari rangkaian investigasi oleh Amnesty International terhadap dugaan pelanggaran-pelanggaran HAM serius yang terjadi pada 21-23 Mei 2019 lalu.