KPK Juga Geledah Rumah Orang Dekat Mantan Gubernur Jawa Timur - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Jumat, 9 Agustus 2019 | 19:15 WIB

KPK Juga Geledah Rumah Orang Dekat Mantan Gubernur Jawa Timur

KPK sudah menggeledah sejumlah tempat di Surabaya.
Rumah Karsali, orang dekat mantan gubernur Jawa Timur, yang digeledah KPK di kompleks Sakura Regency Surabaya pada Jumat, 9 Agustus 2019.
Photo :
  • VIVA/Nur Faishal

Rumah Karsali, orang dekat mantan gubernur Jawa Timur, yang digeledah KPK di kompleks Sakura Regency Surabaya pada Jumat, 9 Agustus 2019.

VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi terus melakukan penggeledahan di Surabaya dalam kasus suap dugaan pengadaan barang dan jasa Pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun 2018 pada Jumat, 9 Agustus 2019. Salah satu lokasi yang digeledah ialah rumah Karsali, orang dekat Soekarwo saat menjabat gubernur Jawa Timur, di Sakura Regency, kawasan Ketintang.

Petugas keamanan Perumahan Sakura Regency, Karman, mengatakan sekira enam orang berompi KPK melakukan penggeledahan di dalam rumah Karsali. Empat polisi dan ketua RT setempat ikut menyaksikan.

Karsali, kata dia, tidak ada di lokasi. "Tadi (KPK) masuk sekitar jam empat," katanya.

Pengamatan VIVAnews di lokasi, rumah Karsali yang digeledah KPK berada di pojok kanan sekira 50 meter dari pintu masuk Perumahan Sakura Regency. Rumah berpagar cokelat itu terbilang luas dan megah. Hingga berita ini selesai ditulis, penggeledahan masih berlangsung.

Selain di rumah Karsali, di hari yang sama KPK juga menggeledah rumah mantan Kepala Bappeda Jatim, Zainal Abidin, di Jalan Asem Surabaya. Pada Kamis malam, 8 Agustus 2019, penggeledahan juga dilakukan di kantor BPKAD Pemprov Jatim.

Pada Rabu, 8 Agustus, KPK menggeledah kantor Dinas Perhubungan Jatim di Jalan A Yani Surabaya, rumah pribadi Kepala Dishub Jatim, Fattah Jasin, di Nginden Intan Tengah Surabaya, dan rumah pribadi Sekretaris Daerah era Gubernur Soekarwo, Ahmad Sukardi, di Sidosermo.

Keesokan harinya, KPK juga menggeledah rumah mantan kepala Bappeda Jatim, Budi Setiawan. Semua rentetan penggeledahan itu merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Tulungagung tahun 2018.

Saksikan Juga

Perusakan Buku Merah, Dokter IZH dan Rusuh Catalonia

BERITA - 4 hari lalu
loading...
Muat Lainnya...