Sempat Mangkir Panggilan KPK, Ketua DPRD Tulungagung Janji Datang
Selasa, 13 Agustus 2019 | 18:15 WIB

Sempat Mangkir Panggilan KPK, Ketua DPRD Tulungagung Janji Datang

Ketua DPRD Tulungagung jadi tersangka suap pengesahan APBD.
Ketua DPRD Tulungagung Supriyono dan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa, 13 Agustus 2019.
Photo :
  • VIVA/Nur Faishal

Ketua DPRD Tulungagung Supriyono dan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa, 13 Agustus 2019.

VIVA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulungagung Supriyono berjanji memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengesahan APBD dan APBD Perubahan Tulungagung 2015-2018. Pekan sebelumnya, dia mangkir dari panggilan Komisi Antirasuah.

Supriyono mengaku pernah datang ke KPK dan diperiksa sebagai saksi. Dia tidak datang saat dipanggil sebagai tersangka pekan lalu karena waktunya yang mepet. “Saya akan datang untuk menghormati proses hukum,” kata Supriyono usai mengikuti pelantikan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa, 13 Agustus 2019.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Tulungagung itu mengatakan, anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang kini jadi masalah hukum itu menurutnya turun berdasarkan proposal dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung, tanpa harus melalui pembahasan di DPRD. “Saya tidak katakan bupati, tapi pemerintah (kabupaten),” katanya.

loading...