6 Keunikan Seputar Paskibraka, Ternyata Ada Kontroversi
Jumat, 16 Agustus 2019 | 08:00 WIB

6 Keunikan Seputar Paskibraka, Ternyata Ada Kontroversi

Dua putri Soekarno pernah menjadi anggota Paskibraka, lho!
Presiden Joko Widodo bersama Paskibraka 2019
Photo :
  • setkab

Presiden Joko Widodo bersama Paskibraka 2019

VIVA – Presiden Joko Widodo, mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka 2019. Pengukuhan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 15 Agustus 2019.

Dilansir dari laman Setkab, ada 68 anggota Paskibraka 2019. Terdiri dari 34 provinsi, di mana setiap provinsi memiliki dua perwakilan. Diolah dari berbagai sumber, berikut sejarah Paskibraka seperti dirangkum VIVA.co.id. 

1. Setahun setelah kemerdekaan

Gagasan Paskibraka lahir pada tahun 1946, pada saat Ibu Kota Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta. Memeringati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-1, Presiden Soekarno memerintahkan salah satu ajudannya, Mayor (Laut) Husein Mutahar, untuk menyiapkan pengibaran bendera pusaka di halaman Istana Gedung Agung Yogyakarta. 

Pada saat itulah, di benak Mutahar terlintas suatu gagasan bahwa sebaiknya pengibaran bendera pusaka dilakukan oleh para pemuda dari seluruh penjuru Tanah Air, karena mereka adalah generasi penerus perjuangan bangsa yang bertugas.

loading...