Jadi Petugas Upacara, Inilah Kesan Dari Mantan Napi Teroris
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-times.png?v=8.7.24

Jadi Petugas Upacara, Inilah Kesan Dari Mantan Napi Teroris

Minggu, 18 Agustus 2019 | 04:06 WIB
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/08/18/5d586c0196ad3-jadi-petugas-upacara-inilah-kesan-dari-mantan-napi-teroris_663_382.jpg
Photo :
  • timesindonesia

Hamim Tohari memimpin pembacaan ikrar kesetiaan kepada NKRI dalam upacara HUT RI ke-74, Sabtu (17/8/2019). (FOTO: MFA Rohmatillah/TIMES Indonesia)

Mantan napiter (narapidana teroris) dan mantan kombatan yang berada dalam naungan Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) tidak seluruhnya menjadi peserta upacara, namun sebagian dari mereka didapuk sebagai petugas upacara HUT ke-74 RI, yang dilaksanakan di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (17/8/2019).

Salah satunya adalah Sumarno, yang bertugas sebagai perwira upacara. Ia adalah mantan napiter yang terlibat dalam peristiwa Bom Bali 1.

"Saat laporan susah mengucapkan kata upacara peringatan, karena dulu mengucapkan Republik Indonesia saja tidak pernah, repot, dan lebih mudah menghafal tulisan arab," kata Sumarno.

Saksikan Juga