Cerita Yusril Ihza Mahendra Dianggap Anak oleh BJ Habibie

Cerita Yusril Ihza Mahendra Dianggap Anak oleh BJ Habibie

Kamis, 12 September 2019 | 01:04 WIB
Yusril mengaku BJ Habibie sangat kebapakan dan humanis.
Yusril Ihza Mahendra
Photo :
  • VIVA.co.id/Agus Rahmat

Yusril Ihza Mahendra

VIVA – Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra mengaku sangat kehilangan atas kepergian Presiden ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie pada Rabu, 11 September 2019. Habibie meninggal pada usia 83 tahun setelah dirawat 11 hari di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta akibat gagal jantung.

Yusril mengaku memiliki hubungan yang sangat lama dengan Habibie. Saat dia menjadi asisten Menteri Sekretaris Negara, salah satu tugasnya adalah menjadi penulis pidato Soeharto, sehingga sering bertemu dengan Habibie yang menjadi Menristek dan wakil presiden di era Orde Baru.

Saat Reformasi 1998 yang memaksa Soeharto lengser dari jabatannya dan membuat BJ Habibie menggantikan posisinya, Yusril juga yang membuatkan naskah pidato Soeharto dan BJ Habibie. Sejak itu, hubungan Yusril dengan Habibie menjadi semakin dekat.

"Kesan saya, beliau sangat kebapakan. Walau saya staf sekretaris negara atau kepresidenan, tapi memperlakukan saya seperti anak beliau. Sangat humanis, baiknya luar biasa," kata Yusril, saat diwawancara tvOne.