Diserang Soal Gerebek PSK, Andre Malah Salahin Ahok
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Sabtu, 8 Februari 2020 | 07:02 WIB

Diserang Soal Gerebek PSK, Andre Malah Salahin Ahok

Andre Rosiade menjebak psk di Padang yang akhirnya digerebek polisi.
Andre Rosiade.
Photo :
  • VIVA.co.id/ Anwar Sadat

Andre Rosiade.

VIVA – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade sepertinya tak kuat menahan hujatan masyarakat lantaran melakukan penjebakan untuk menggerebek prostitusi online di kota Padang, Sumatera Barat.

Andre menuding mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dibalik serangan terhadap dirinya beberapa hari belakangan ini. Soalnya, Andre mengaku habis menyindir Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina tapi rasa Direktur Utama.

Menurut Andre, penggerebekan terhadap pekerja seks komersil (PSK) dan mucikari di kamar 606 Bumi Minang pada Minggu, 26 Januari 2020. Tapi, serangan datang mulai Selasa, 4 Februari 2020 setelah mengkritik Ahok pada Senin, 3 Februari 2020.

"Penggrebekan 26 Januari, saya mulai diserang 4 Februari setelah mengkritik Ahok Komisaris rasa Dirut di 3 Februari. Dan kalo diperhatikan, yang menyerang adalah akun-akun yang diduga pendukung yang bersangkutan. Berasa jadi mas @aniesbaswedan ogut," kata Andre lewat Twitter yang dikutip pada Jumat, 7 Februari 2020.

Memang, Andre juga sempat mengunggah cuplikan video yang menyindir Ahok di akun Twitter pada Selasa, 4 Februari 2020. Saat itu, Andre sebagai Anggota Komisi VI DPR melakukan rapat kerja bersama Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin.

"Agak menarik, saya kira ada Pak Ahok. Karena biasanya yang tampil mewakili Pertamina itu Pak Ahok dimana acara Pertamina. Mungkin sudah ada komisaris rasa dirut kali ya," kata Andre.

Untuk itu, Andre meminta kepada Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi supaya menyampaikan jangan sampai ada Komisaris Pertamina rasa Direktur Utama. Supaya, Direktur Utama perannya tetap sebagai juru bicara pimpinan Pertamina.

"Saya harap ke depan itu juga disampaikan oleh Pak Wamen, jangan terlalu maju lah. Jangan sampai orang bicara ada komisaris rasa dirut," tuturnya.

 

 

loading...
Muat Lainnya...