Fakta Sosial Media Bikin Milenial dan ASN Terpapar Radikalisme

Fakta Sosial Media Bikin Milenial dan ASN Terpapar Radikalisme

Rabu, 12 Februari 2020 | 10:33 WIB
Belajar agama dari sosial media harus didampingi jangan sampai salah.
Media Sosial
Photo :
  • U-Report

Media Sosial

VIVA – Hasil survei Pusat Pengendalian Islam dan Masyarakat Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada 2017, menunjukkan para siswa dan mahasiswa atau generasi milenial lebih suka belajar agama dari media sosial atau Google. 

Hal itu diakui Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa’adi bahwa anak milenial lebih senang belajar agama itu tidak bersumber dari tokoh-tokoh agama.

“Apakah itu buya, kiyai atau ustaz ya. Tapi, mereka langsung menggunakan medsos, cari di Google,” kata Zainut seperti dilansir VIVAnews Rabu, 12 Februari 2020.

Menurut dia, mereka yang belajar agama dari dunia internet itu bukan tidak baik. Tapi apabila tidak langsung kepada sumbernya, maka dikhawatirkan masyarakat salah pengertian tentang agama.

“Ketika tidak langsung ke sumber yang punya otoritas, dikhawatirkan cara memahami agama itu, keliru. Itu barangkali yang harus jadi perhatian kita,” ujarnya.

Perlu dikembangkan metode dakwah