Realisasi KUR Pertanian Hingga 23 April Capai Rp 15,4 Triliun | Halaman 2

Realisasi KUR Pertanian Hingga 23 April Capai Rp 15,4 Triliun

Minggu, 26 April 2020 | 10:00 WIB
KUR upaya agar dampak Covid-19 tidak sampai pukul perekonomian petani.
Mentan Syahrul Yasin Limpo.
Photo :

Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Dalam jangka pendek, penyaluran KUR juga diharapkan dapat menangkal dampak pandemi Covid-19.

“Sektor pertanian tidak boleh goyah akibat Covid-19. KUR ini juga sebagai upaya agar dampaknya tidak sampai memukul perekonomian petani,” kata Mentan SYL.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan Sarwo Edhy menjelaskan, penyerapan KUR pertanian masih didominasi sektor hulu. Kementan akan mendorong juga pemanfaatan KUR di sektor hilir, seperti untuk pembelian alat pertanian.

"Sektor hulu selama ini dianggap lebih mudah diakses karena tidak memerlukan agunan. Padahal KUR dengan plafon besar pun sebenarnya akan mudah diakses jika digunakan untuk pembelian alat," ungkap Sarwo Edhy.

Realisasi serapan KUR ini tersebar di sejumlah Provinsi. Tertinggi serapannya adalah Jawa Timur sebesar Rp 3,6 triliun. Disusul Jawa tengah sebesar Rp 2,7 triliun, Sulawesi Selatan sebesar Rp 1,2 triliun, Lampung sebesar Rp 838 miliar, dan Riau sebesar Rp 804 miliar.

Kemudian Banten sebesar Rp 19 miliar, DKI Jakarta sebesar Rp 16 miliar, Papua Barat sebesar Rp 13,6 miliar, Kalimantan Utara sebesar Rp 9,5 miliar, dan Maluku Utara sebesar Rp 8,6 miliar.

Berita Terkait :
Saksikan Juga