Jalani Sidang, Terdakwa Pendeta Cabul Terancam 15 Tahun Penjara

Jalani Sidang, Terdakwa Pendeta Cabul Terancam 15 Tahun Penjara

Selasa, 19 Mei 2020 | 07:22 WIB
Didakwa dengan Pasal 82 UU Perlindungan Anak.
Ilustrasi kasus pencabulan
Photo :

Ilustrasi kasus pencabulan

VIVA – HL (50 tahun), oknum pendeta di sebuah gereja di Kota Surabaya, Jawa Timur, menjalani sidang perdana dalam perkara dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur di Pengadilan Negeri Surabaya pada Senin, 18 Mei 2020. Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jatim, ia didakwa dengan Pasal 82 Undang-undang (UU) Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Dipimpin Hakim Ketua Yohanes, sidang digelar secara tertutup. Dari pihak JPU, hadir jaksa Sabetania R Paembonan dan Rista Erna. Sementara terdakwa HL didampingi oleh penasihat hukum dari LBH Mawar Saron, Jefri Simatupang dan kawan-kawan. Usai pembacaan dakwaan, sidang dilanjut ke agenda pembacaan eksepsi oleh pihak terdakwa atas dakwaan jaksa.

HL diadili atas dakwaan mencabuli IW (26), jemaat gereja terdakwa bertugas di Surabaya selama enam tahun. Saat pencabulan terjadi, korban masih kategori di bawah umur. Usai sidang, juru bicara keluarga korban, Aden, mengatakan bahwa korban dilecehkan secara seksual saat masih berusia 12 tahun. Korban diancam sehingga terdakwa leluasa melakukan aksi bejatnya.