Tangis Bu Nurjanah Tak Jua Dibantu Pemerintah Walau Miskin Minta Ampun
Kamis, 11 Juni 2020 | 14:27 WIB

Tangis Bu Nurjanah Tak Jua Dibantu Pemerintah Walau Miskin Minta Ampun

Nurjanah berjualan gendong dagangan dan jadi buruh rumah tangga.
Nurjanah menangis tak dapat bantuan
Photo :
  • VIVAnews/Yandi Deslatama

Nurjanah menangis tak dapat bantuan

VIVA – Isak tangis perempuan setengah baya bernama Nurjanah (45) pecah di kantor Desa Sidamukti, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten. Sesekali dia menyeka air mata dan hidungnya menggunakan kerudung merah jambu yang dia kenakan.

Dia bersama puluhan emak-emak lainnya mendatangi kantor desa untuk menanyakan penyaluran bantuan yang di anggap tidak merata mulai dari PKH, Jamsosratu hingga bantuan sosial atau bansos Corona COVID-19 yang hanya diterima oleh segelintir orang dan disebut penerimanya tak pernah berubah sekalipun masih banyak orang senasib lainnya yang tak dapat bantuan.

"Ibu-ibu cemburu kita enggak dapat (bantuan), yang dapat itu-itu aja. Sama kita juga lagi gini semua juga ngerasain gimana susahnya nyari uang. Mau kerja susah, mau nyari makan ibu-ibu juga susah. Ini belum pernah dapat bantuan. Di sekolah juga belum pernah sampai anak lulus enggak pernah dapat bantuan," kata Nurjanah ditemui di Desa Sidamukti, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, Kamis 11 Juni 2020.

Suami Nurjanah sudah tidak lagi bekerja sejak tahun 2005 karena sakit. Dia pun harus kehilangan anaknya karena tidak memiliki biaya untuk biaya berobat dan BPJS.