Ketua Komisi Dakwah MUI Kaget Rapid Test Dipungut Biaya Rp400 Ribu
Rabu, 24 Juni 2020 | 21:52 WIB

Ketua Komisi Dakwah MUI Kaget Rapid Test Dipungut Biaya Rp400 Ribu

Kemana lari uang Rp667 triliun yang dialokasikan pemerintah?
Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Cholil Nafis.
Photo :
  • Twitter: Cholil Nafis

Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Cholil Nafis.

VIVA – Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Cholil Nafis mengaku bingung harus dikenakan biaya rapid test sebesar Rp400 ribu ketika mau ke Malang melalui Airport Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Maka dari itu, Cholil mempertanyakan kemana lari uang Rp405 triliun sekarang naik menjadi Rp667 triliun yang dialokasikan pemerintah untuk penanganan wabah corona COVID-19. Padahal, anaknya ingin balik ke pondok pesantren.

“Ini anak-anak santri mau balik ke pesantren harus rapit tes masih bayar. Lah anak saya minggu lalu mau ke Malang untuk lulusan sekolahnya, di Airport Halim harus rapid tes bayar 400 ribu. Bener nih? Serius nanya, kemana uang kita sebanyak itu ya?,” tulis Cholil di Twitter yang dikutip Rabu, 24 Juni 2020.