Menkumham Bantah Djoko Tjandra Berkeliaran di Indonesia

Menkumham Bantah Djoko Tjandra Berkeliaran di Indonesia

Jumat, 3 Juli 2020 | 00:41 WIB
Nama Djoko Tjandra tidak lagi masuk dalam red notice Interpol.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly.
Photo :
  • Cahyo Edi

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly.

VIVA – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membantah kabar yang menyebut buronan kelas kakap Djoko Tjandra berkeliaran di Indonesia. Dia mengataku sudah membentuk tim dengan Kejaksaan dan memeriksa semua data perlintasan namun tidak ditemukan jejak Djoko Tjandra.

Berdasarkan data Interpol sejak tahun 2014, katanya, Djoko Tjandra sudah tidak berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buronan. "Jadi, kalau seandainya pun dia masuk dengan bener, dia enggak bisa kami halangi karena dia enggak masuk dalam red notice."

"Kita sudah cek semua data perlintasan kita, baik laut, misalnya, di Batam, baik udara, [Bandara] Kualanamu, Ngurah Rai, enggak ada sama sekali Djoko Tjandra," katanya.