Sultan Sempat Girang Kasus Corona di Yogya Landai tapi Naik Lagi
Jumat, 3 Juli 2020 | 02:03 WIB

Sultan Sempat Girang Kasus Corona di Yogya Landai tapi Naik Lagi

Sultan belum mencabut status tanggap darurat corona di Yogyakarta.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Alun-alun Utara, Kota Yogyakarta, Senin, 20 Mei 2019.
Photo :
  • VIVA/Cahyo Edi

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Alun-alun Utara, Kota Yogyakarta, Senin, 20 Mei 2019.

VIVA – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X tak ingin tergesa-gesa menerapkan the new normal alias tatanan kehidupan normal yang baru di wilayahnya karena kondisi kejangkitan virus corona belum stabil.

Sejumlah pasien positif Covid-19 di Yogyakarta, katanya, berkecenderungan memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri maupun ke luar kota. Ada warga Yogyakarta saat berada di wilayahnya sehat dan sepulangnya dari perjalanan malah tertular virus corona.

"Faktanya kita di sini (DIY) sehat tapi begitu keluar pulang bawa penyakit. Selama kondisi ini yang terjadi kita jadi tidak bisa memprediksi Yogya pada peak-nya sudah terjadi apa belum. Kalau sudah [puncak] pasti turun. Sekarang sepertinya sudah landai, tapi [ternyata] naik lagi," katanya di Yogyakarta, Kamis, 2 Juli 2020.