OTT Bupati dan Ketua DPRD Kutai Timur, KPK Sita Sejumlah Uang

Penyidik menunjukkan barang bukti uang saat konferensi pers terkait Operasi Tangkap Tangan kasus korupsi pejabat pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 19 Des
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Galih Pradipta

VIVAnews - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Bupati Kutai Timur, Ismunandar dan istrinya, Encek UR Furgasih, dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) di sebuah hotel di Jakarta, Kamis malam tadi.

Saat ini, Ismunandar dan Encek yang merupakan Ketua DPRD Kutai Timur serta lima orang lainnya yang terjaring OTT sedang jalani pemeriksaan intensif di Kantor KPK, Jakarta.

"Untuk beberapa pihak yang diamankan di Jakarta, saat ini sudah berada di kantor KPK sebanyak tujuh orang dan masih dalam pemeriksaan tim KPK, di antaranya Bupati Kutim beserta istrinya," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, saat dikonfirmasi awak medi, Jumat, 3 Juli 2020.

Baca juga: Ditangkap KPK, Ini Profil Bupati Kutai Timur Ismunandar

Dalam OTT itu, lanjut Ali, tim Satgas KPK menyita uang tunai dan buku rekening yang diduga barang bukti transaksi ilegal yang melibatkan Ismunandar. Namun, belum diketahui secara pasti nominal uang yang disita tim Satgas KPK lantaran masih dalam tahap perhitungan.

"Mengenai jumlah barang bukti uang saat ini juga masih dihitung," kata Ali.

Selain di Jakarta, operasi senyap juga dilancarkan KPK di Kalimantan Timur. Terdapat delapan orang yang diciduk KPK di Samarinda dan Kutai Timur.

Para oknum itu sedang menjalani pemeriksaan awal di Polres Samarinda sebelum diterbangkan ke Jakarta dan diperiksa intensif di Kantor KPK.

Integritas Firli Bahuri dan Komitmen Penegakan Hukum Irjen Karyoto

"Setelah dilakukan pemeriksaan di Polresta Samarinda akan segera dibawa ke Jakarta dan perkiraan tiba di Jakarta pada siang ini," kata Ali.

Satu Pejabat BPPD Sidoarjo, Siska Wati (SW), Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pemotongan Insentif Pajak

KPK Tetapkan Pejabat BPPD Sidoarjo jadi Tersangka Sunat Insentif ASN Rp2,7 Miliar

Pejabat BPPD Sidoarjo yaitu Siska Wati jadi tersangka pasca terjaring dalam operasi tangkap tangan alias OTT KPK.

img_title
VIVA.co.id
29 Januari 2024