Jokowi Marahi Menteri lalu Sudah ke Mana Saja Mengalir Dana Corona
Jumat, 3 Juli 2020 | 15:49 WIB

Jokowi Marahi Menteri lalu Sudah ke Mana Saja Mengalir Dana Corona

Staf Khusus Menkeu menjelaskan peruntukan dana jumbo Corona.
Merasa bukan haknya, IRT kembalikan bansos Corona
Photo :
  • VIVAnews/Irfan

Merasa bukan haknya, IRT kembalikan bansos Corona

VIVA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat marah-marah kepada jajaran menteri saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat pada 18 Juni 2020. Menurut Jokowi, tidak ada progres dalam penanganan percepatan wabah COVID-19.

"Sekali lagi saya minta agar kita bekerja tidak linear. Saya minta ada sebuah terobosan yang bisa dilihat oleh masyarakat. Dan itu, terobosan itu kita harapkan betul-betul berdampak  pada percepatan penanganan ini. Tidak datar-datar saja," kata Jokowi.

Padahal, kata Jokowi, anggaran untuk percepatan penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional sangat besar yakni Rp677,2 triliun. Namun Jokowi jengkel karena masih melihat para menteri biasa-biasa saja sehingga tidak ada progres yang signifikan.

"Kalau ada masalah, lakukan tindakan-tindakan lapangan meskipun sudah lumayan. Ini extraordinary harusnya 100 persen. Saya harus ngomong apa adanya tidak ada progres, signifikan tidak ada," ujarnya.

Presiden Jokowi mengevaluasi penggunaan anggaran atau belanja-belanja di kementerian, laporannya masih biasa-biasa saja. Jadi, segera keluarkan belanja itu secepat-cepatnya. Lalu, kemana saja mengalirnya dana jumbo Corona ini?

Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo menjelaskan penambahan anggaran pemulihan ekonomi nasional yang berdampak COVID-19 ini melalui revisi Peraturan Presiden dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2020 menjadi Rp695 triliun atau hampir Rp 700 triliun.