Soal Kabar CSR, Pimpinan DPR Akan Minta Klarifikasi Komisi VII

Soal Kabar CSR, Pimpinan DPR Akan Minta Klarifikasi Komisi VII

Jumat, 3 Juli 2020 | 23:06 WIB
Permintaan klarifikasi tersebut bersifat terbuka.
Sufmi Dasco Ahmad
Photo :
  • VIVA.co.id/ Reza Fajri

Sufmi Dasco Ahmad

VIVA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, telah mendengar kabar soal Komisi VII DPR meminta dilibatkan dalam penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) dengan Inalum. Namun hal itu tetap perlu didalami lagi maksud dan ucapan yang dilontarkan pimpinan Komisi VII tersebut.

Dasco akan meminta klarifikasi dari Komisi VII terkait dengan adanya informasi ini. Diharapkan, dapat diketahui apa yang sebenarnya terjadi sehingga muncul berita yang kontroversial tersebut.

"Kami sudah dengar berita yang berkembang di masyarakat dan juga jadi agak kontroversi soal itu. Oleh karena itu pimpinan DPR pada Senin depan akan meminta klarifikasi kepada pimpinan Komisi VII untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada saat rapat tersebut," kata Dasco, Jumat, 3 Juli 2020.

Baca juga: Dikabarkan Minta Terlibat di CSR Inalum, Anggota Komisi VII Menjawab

Politikus Partai Gerindra tersebut mengatakan, pihaknya akan meminta keterangan secara detail dan dalam permintaan klarifikasi tersebut bersifat terbuka. Artinya masyarakat dan media berhak mengetahui seperti apa jalannya proses klarifikasi tersebut.

"Klarifikasi itu juga tidak sembunyi-sembunyi, silakan kalau media nanti, jadi jadwalnya atau pun kita akan transparan kepada media," ujar Dasco.

Dasco enggan menyimpulkan apa yang terjadi sebelum melakukan klarifikasi secara langsung kepada pihak yang bersangkutan, dalam hal ini Komisi VII DPR. Ketika klarifikasi telah didapatkan baru dia dapat bicara lebih rinci.

"Kita belum tahu secara pasti apa yang terjadi pada saat rapat tersebut. Jadi saya belum bisa menilai dan belum bisa mengeluarkan pernyataan terhadap yang terjadi pada saat tersebut sebelum kita melakukan klarifikasi. Klarifikasi kita akan segera lakukan pada senin pekan depan," ujarnya.
 

Berita Terkait :
Saksikan Juga