Reshuffle Akan Terjadi, Jokowi Bisa Lakukan di Juli-Agustus

Reshuffle Akan Terjadi, Jokowi Bisa Lakukan di Juli-Agustus

Sabtu, 4 Juli 2020 | 07:00 WIB
Dua kali reshuffle, Jokowi melakukannya di juli dan agustus.
Presiden Joko Widodo.
Photo :

Presiden Joko Widodo.

VIVA – Reshuffle Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024, diprediksi akan benar-benar terjadi. Setelah ancaman itu disampaikan Presiden Joko Widodo di hadapan para menterinya di Istana Negara pada rapat kabinet paripurna 18 Juni 2020.

Dalam rapat yang awalnya berlangsung tertutup dan baru disiarkan pada 28 Juni itu, Jokowi terlihat kecewa dengan kinerja jajarannya. Baik itu penyaluran bantuan sosial, hingga soal penyerapan anggaran kesehatan RP75 triliun yang baru terserap 1,53 persen. Kepala Negara pun mengaku, reshuffle sudah dipikirannya melihat burukknya kinerja menteri.

Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Iman meyakini, bahwa reshuffle akan terjadi dan Presiden Jokowi tidak sekedar mengumbar ancaman itu.

"Saya kira ancaman itu kemungkinan benar, karena Presiden tak mungkin mempertaruhkan reputasi kinerja kabinetnya. Selain itu, ancaman dan teguran dalam rapat kabinet tentu bentuk pengakuan pemerintah Jokowi bahwa kinerja kabinet dalam penanganan Covid-19 lambat, sehingga mau tak mau harus melakukan reshuffle," kata Arif kepada VIVA, Sabtu 4 Juli 2020.