BPK Pertanyakan Produksi Kalung Antivirus Corona: Kok Bukan Bio Farma? | Halaman 2

BPK Pertanyakan Produksi Kalung Antivirus Corona: Kok Bukan Bio Farma?

Senin, 6 Juli 2020 | 00:30 WIB
Kalung antivirus Corona itu menuai polemik.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Photo :

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.



Sebelumnya diberitakan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo membenarkan bahwa kalung antivirus eucalyptus dikembangkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian (Balitbangtan). Dia mengaku yakin kalung itu bisa membunuh virus corona.

"Bulan depan ini sudah dicetak, diperbanyak," kata Syahrul usai bertemu dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Saat bertamu ke Kementerian PUPR itu, Menteri Syahrul dan para jajarannya tampak kompak mengenakan kalung antivirus corona itu. Bahkan, Menteri Basuki ikut memasangkan kalung itu kepada salah satu awak media.

"Jadi ini bisa membunuh, kalau kontak 15 menit dia bisa membunuh 42 persen dari Corona. Kalau dia 30 menit maka dia bisa 80 persen. Ini ada roll-nya. Kalau kita kena iris pisau, berdarah, kasih ini bisa tertutup lukanya," ujar Syahrul.

Baca juga: Refly Harun: Ahok Dipastikan Tidak Bisa Jadi Menteri

Berita Terkait :
Saksikan Juga