Kementan: Kalung Berbahan Eucalyptus Bukan Vaksin Corona

Kementan: Kalung Berbahan Eucalyptus Bukan Vaksin Corona

Senin, 6 Juli 2020 | 18:10 WIB
Tapi untuk menambah proteksi diri dengan memanfaatkan bahan alami
Kalung antivirus corona
Photo :
  • Twitter / Balitbangtan

Kalung antivirus corona

VIVA – Kementerian Pertanian menyatakan bahwa kalung berbahan eucalyptus yang sudah diperkenalkan Menteri Syahrul Yasin Limpo kepada para wartawan pekan lalu bukan lah vaksin. Kalung itu diklaim hanya untuk menambah proteksi diri. 

Klaim itu disampaikan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertanian. "KalungEucalyptus Hasil karya anak bangsa, bukan vaksin tapi untuk menambah proteksi diri dengan memanfaatkan bahan alami yang tidak berbahaya dan telah diuji invitro di laboratorium biosecurity level 3," demikian Balitbang Kementan dalam postingan di akun resminya di Twitter. 

Sedangkan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian, Fadjry Djufry berharap wacana terkait kalung antivirus corona yang heboh dalam beberapa hari ini, semestinya disikapi dengan upaya pembuktian terkait hal tersebut.

Dia bahkan dengan terang-terangan mengajak siapapun pihak atau lembaga yang lebih kompeten dalam hal penelitian dan pengembangan, guna menuju ke arah uji klinis terkait hal itu.

"Informasi bahwa dari hasil pengujian in vitro, minyak eucalyptus memiliki potensi menetralisir virus corona seharusnya ditangkap oleh lembaga lain yang lebih kompeten untuk melakukan pengujian klinis pada manusia atau pasien Covid-19," kata Fadjry, Senin 6 Juli 2020.

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler