Bau Busuk di Bengawan Solo Ternyata Akibat Limbah Alkohol dan Babi

Bau Busuk di Bengawan Solo Ternyata Akibat Limbah Alkohol dan Babi

Rabu, 20 November 2019 | 16:25 WIB
Bau busuk bisa berasal dari 142 industri kecil alkohol.
Sungai Bengawan Solo
Photo :
  • ANTARA FOTO/Aguk Sudarmojo

Sungai Bengawan Solo

VIVA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah telah menemukan akar masalah pencemaran limbah yang terjadi di Sungai Bengawan Solo. Rupanya, masalah bau busuk di sungai terbesar di Jawa itu disebabkan pencemaran limbah industri alkohol, batik dan peternakan babi.

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Ammy Rita, kesimpulan mengenai penyebab masalah pencemaran di Bengawan Solo didapat setelah tim khusus yang dibentuk bekerja selama beberapa minggu terakhir. Tim telah melakukan penelusuran berdasarkan sampel limbah sejak masalah tersebut dikeluhkan masyarkat.

"Dari sampel air sungai yang diambil, memang ditemukan pencemaran cukup signifikan," kata Ammy, Rabu, 20 November 2019.

Ia mengatakan, hasil investigasi timnya, Bengawan Solo tercemar oleh limbah dari industri kecil alkohol, batik dan peternakan babi. Selain itu, hasil investigasi juga menemukan adanya dugaan industri besar yang ikut mencemari aliran sungai Bengawan Solo.

Namun terkait temuan dugaan pencemaran oleh industri besar, pihaknya mengatakan sedang melakukan klarifikasi lebih lanjut ke perusahaan-perusahaan yang bersangkutan atas hasil temuan itu.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jateng, Ammy Rita.

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler