2050, Indonesia Diyakini Jadi Negara Super Power

2050, Indonesia Diyakini Jadi Negara Super Power

Sabtu, 15 Februari 2020 | 22:46 WIB
Indonesia memiliki bonus demografi.
Bursah Zarnubi (paling kiri) dalam diskusi di kawasan Pancoran.
Photo :
  • VIVAnews/ Syahrul Ansyari.

Bursah Zarnubi (paling kiri) dalam diskusi di kawasan Pancoran.

VIAnews - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPP PGK), Bursah Zarnubi, meyakini Indonesia bisa menjadi negara super power pada 2050. Menurutnya, negeri yang kaya akan sumber daya alam ini memiliki peluang besar menjadi negara nomor 5 di dunia, yang produk domestik brutonya mencapai 7.500 miliar US dolar.

"Dan 2050 akan nomor 4 di dunia dengan PDB 10.500 miliar US dolar. Sementara pada 2030 nomor 8 di dunia dengan PDB lebih kurang 5,25 miliar US dolar," kata Bursah dalam diskusi ‘Peran Pemuda Sebagai Tulang Punggung Pemanfatan Bonus Demografi, Tantangan dan Peluang Ekonomi dalam Menyongsong Indonesia Emas pada Tahun 2045’ di kantor PGK, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu, 15 Februari 2020.

Bursah mengemukakan peluang Indonesia tersebut akan menjadi kenyataan karena jumlah penduduk Indonesia yang mencapai ratusan juta, yang pada 2050 mendatang jumlah populasi negara ini akan mencapai 350 juta. Begitu juga dengan luas wilayah dan sumber daya alam yang memungkinkan Indonesia menjadi negara super power.

"Jadi kita akan menjadi super power. Tentu ada asumsi, misalnya pertumbuhan ekonomi kita stabil, bagus kalau lompatannya sampai 10 persen. Ini akan mengurangi banyak pengangguran, tingkat produksi kita tinggi, dan pemerintah bisa melaksanakan pemerataan," katanya.

Bursah juga kembali mengingatkan pemerintah soal bonus demografi. Menurutnya, pemerintah harus memanfaatkan bonus demografi ini untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang menguasai sains dan teknologi.

Berita Terkait :
Saksikan Juga