Warga Mengeluh Pro-Kontra Tambang Emas Banyuwangi Ganggu Pariwisata

Warga Mengeluh Pro-Kontra Tambang Emas Banyuwangi Ganggu Pariwisata

Jumat, 28 Februari 2020 | 12:19 WIB
Konflik itu belum mereda. Diduga ada yang memanasi kelompok penolak.
Massa pendukung tambang emas Tumpang Pitu beraksi di Surabaya.
Photo :
  • VIVAnews/Nur Faishal

Massa pendukung tambang emas Tumpang Pitu beraksi di Surabaya.

VIVA – Pro dan kontra tambang emas di kawasan Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, masih berlangsung. Warga setempat mengeluh karena khawatir permasalahan itu bisa mengganggu denyut ekonomi masyarakat sekitar yang sudah mulai tumbuh, termasuk di sektor pariwisata.

Warga setempat dari Pancer, Kecamatan Pesanggaran, Budi Wahyono, mengatakan Pancer termasuk salah satu kawasan yang mengalami dampak positif secara ekonomi dari adanya kegiatan penambangan emas oleh PT Bumi Suksesindo (BSI) itu. Ada ribuan warga bermukim di sana.

Budi mengakui ada beberapa warga yang menolak aktivitas penambangan emas, namun berjumlah jauh lebih sedikit dari pada jumlah warga yang menerima. Ia menduga ada pihak luar yang memanasi kelompok penolak. "Cukup sudah pihak-pihak dari luar Pancer memanas-manasi keadaan. Kami hanya berharap suasana kembali aman dan damai," katanya pada Jumat, 28 Februari 2020.

Berita Terkait :
Saksikan Juga