Ribuan Ubur-ubur Serbu PLTU Paiton, Ini Analisis BMKG Jatim

Ribuan Ubur-ubur Serbu PLTU Paiton, Ini Analisis BMKG Jatim

Jumat, 1 Mei 2020 | 06:17 WIB
Petugas berupaya agar ubur-ubur tidak mengganggu pembangkit listrik.
Ribuan bahkan jutaan ubur-ubur berkerumun di sekitar PLTU Paiton.
Photo :
  • Dokumen PJB

Ribuan bahkan jutaan ubur-ubur berkerumun di sekitar PLTU Paiton.

VIVA – Ribuan ekor ubur-ubur dalam kelompok besar 'berkunjung' ke sekitar Unit Pembangkit (UP) 1 dan 2 pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, sejak Sabtu, 25 April 2020, hingga sekarang. 

Kehadiran rombongan biota laut itu diduga berkaitan dengan dominasi angin timur yang memicu proses kenaikan massa air laut yang membawa unsur hara atau plankton sebagai makanan hewan laut.

“Jika melihat data salinitas dan kondisi angin saat ini. Dominasi hembusan angin dari timur memicu terjadinya proses kenaikan massa air laut dari lapisan bawah menuju lapisan permukaan yang biasanya membawa unsur hara/plankton yang menjadi makanan hewan laut,” kata Kepala Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika Tanjung Perak Surabaya, Taufiq Hermawan, melalui pesan singkat kepada VIVAnews, Kamis malam, 30 April 2020.

Ia mengatakan, proses itu disebut dengan istilah upwelling, yaitu fenomena di mana air laut yang lebih dingin dan bermassa jenis lebih besar bergerak dari dasar laut ke permukaan akibat pergerakan angin di atasnya. Pergerakan ini umumnya membawa nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan fitoplankton di dekat permukaan laut sehingga memperkaya biomassa di kawasan tersebut.

Berita Terkait :
Saksikan Juga