Klaster-klaster Corona Berbahaya di Jatim dari Pabrik hingga Pasar

Klaster-klaster Corona Berbahaya di Jatim dari Pabrik hingga Pasar

Jumat, 8 Mei 2020 | 05:48 WIB
Orang tanpa gejala paling diwaspdai karena tak terdeteksi.
Pemkot Malang gelar rapid test di Pabrik Sampoerna.
Photo :
  • VIVAnews/ Lucky Aditya.

Pemkot Malang gelar rapid test di Pabrik Sampoerna.

VIVA – Potensi penularan Coronavirus Disease atau Covid-19 di Jawa Timur diperkirakan masih besar. Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang setengah hati dan masih kecilnya kedisiplinan masyarakat mematuhi Protokol Covid-19 jadi musabab. Lalu muncullah klaster-klaster penularan baru yang mengkhawatirkan, dari lingkungan pabrik hingga pasar.

Belum selesai Klaster Sampoerna, klaster penularan di lingkungan pabrik milik PT HM Sampoerna Tbk di Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, kini muncul potensi klaster baru yang cukup mengkhawatirkan, yaitu penularan di lingkungan pasar. Seperti di Pasar Pujon, Kabupaten Malang, dan salah satu pasar di Bojonegoro.

Sementara ini, Klaster Sampoerna mencatat 65 karyawan positif corona. Sebanyak 46 karyawan lainnya yang hasil rapid test-nya reaktif masih menunggu hasil tes swab-PCR. Di luar itu, terdapat 165 karyawan yang dites swab pihak perusahaan dan belum jelas data dan hasil tesnya.

Berita Terkait :
Saksikan Juga