H+3 Lebaran, 111 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta Via Tol

H+3 Lebaran, 111 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta Via Tol

Rabu, 27 Mei 2020 | 16:19 WIB
Jumlah tersebut turun 66 persen dibandingkan musim lebaran 2019

VIVA – PT. Jasa Marga mencatat sekitar 111 ribu kendaraan tengah menuju Jakarta dari arah Timur, Barat dan Selatan pada waktu tiga hari setelah lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah. Jumlah tersebut dinilai menurun 66 persen dibandingkan musim lebaran 2019.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT. Jasa Marga, Dwimawan Heru, menjelaskan distribusi lalu lintas menuju Jakarta sebesar 30,6 persen dari arah Timur, 33,4 persen dari arah Barat dan 36,0 persen dari arah Selatan. 

"Lalu lintas menuju Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi," ujar Dwimawan, Rabu 27 Mei 2020.

Baca juga: Cara yang Dilakukan Polda Jatim Cegah Warga Balik ke Jakarta

Dwimawan memaparkan, jumlah di GT Cikampek Utama 2 mencapai 18.058 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 65 persen dari tahun 2019. Kemudian GT Kalihurip Utama 2, dengan jumlah 15.884 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 86 persen dari Lebaran 2019.

"Total kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur, turun sebesar 79 persen dibandingkan dengan lalin Lebaran tahun 2019," katanya.

Sedangkan dari arah Barat, pihaknya mencatat jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cikupa mencapai 37.134 kendaraan, turun sebesar 53 persen dari 2019.

Sedangkan dari arah Selatan, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Ciawi 2 tercatat 39.946 kendaraan, turun sebesar 53 persen dibandingkan lebaran 2019.

"Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di lebaran 2020. Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah," ujarnya.

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler