Ganjar Tak Terburu-buru Terapkan New Normal di Jateng

Ganjar Tak Terburu-buru Terapkan New Normal di Jateng

Kamis, 4 Juni 2020 | 20:38 WIB
Ganjar menyebut kengeyelan masyarakat masih tinggi.

VIVAnews - Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak ingin terburu-buru menerapkan kebijakan new normal sebelum curva virus corona atau Covid-19 menurun sampai nol persen.

"Terus saya ditanya kawan-kawan media, lalu kapan normal barunya? Ya sudah sekarang kita mulai latihan dulu karena kengeyelan (masyarakat) masih tinggi. Normal itu apa sih, Juni, Juli atau Agustus, kapannya itu adalah kurva, (Covid-19,)" ujar Ganjar saat menjadi pembicara diskusi virtual bertajuk "New Normal: Indonesia Optimis Vs Indonesia Terserah", Kamis, 4 Juni 2020.

Baca juga: Dua Puluh Enam Orang Positif Corona di Pasar Kobong Semarang

Ganjar mengemukakan masih banyak masyarakat Jateng yang masih bekeluyuran dalam situasi pandemi Covid-19 ini. Padahal, virus itu cukup berbahaya, meskipun kasus Covid-19 di Jateng mengalami fluktuatif.

"Kemarin fluktuasinya naik-turun, sempat di bawah 1 persen, kini naik, terus sampai 1,1 persen, kemarin 1,4 persen dan sekarang turun lagi 1,2 persen. Jadi sebenarnya masih fluktuatif. Maka saya sampaikan ke kawan-kawan yuk kita latihan, yuk kita pakai masker. Saya kemana-mana teriaknya pasti pakai masker," kata Ganjar.

Ganjar juga sudah menyambangi beberapa tempat ibadah, seperti gereja dan masjid. Dalam kesempatan itu, Ganjar menanyakan tentang persiapan tempat-tempat ibadah tersebut dalam menghadapi tatanan kehidupan normal baru.

"Masjid relatif sudah menyiapkan. Kalau gereja Katolik kemarin menyampaikan kami masih menggunakan streaming gitu," katanya.

Selain rumah ibadah, Ganjar juga mendatangi langsung sejumlah perusahaan di Jawa Tengah. Dia menyebutkan ada perusahaan rokok yang sudah mulai mempekerjakan karyawannya dengan menerapkan protokol kesehatan.

Berita Terkait :
Saksikan Juga