PBNU Ultimatum DPR: Hentikan RUU HIP

PBNU Ultimatum DPR: Hentikan RUU HIP

Rabu, 17 Juni 2020 | 11:39 WIB
 PBNU: Pancasila tak butuh penafsiran lebih luas ataupun lebih sempit.
Ketua Umum PBNU Kiai Haji Said Aqil Siroj (kiri)
Photo :
  • VIVAnews / Syaefullah

Ketua Umum PBNU Kiai Haji Said Aqil Siroj (kiri)

VIVA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengultimatum para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk menghentikan pembahasan Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

"Sebaiknya proses legislasi RUU HIP dihentikan dan seluruh komponen bangsa memusatkan energinya untuk keluar dari pandemi dan berjuang memulihkan perekonomian nasional," ujar Ketua Umum PBNU, Kiai Haji Said Aqil Siroj, dalam akun Instagramnya @saidaqilsiroj dikutip VIVAnews, Rabu, 17 Juni 2020.

Baca juga : DPR Tunggu Surat Resmi Jokowi soal Penundaan Bahas RUU HIP

Dia menjelaskan, Pancasila sebagai kesepakatan final tidak membutuhkan penafsiran lebih luas atau lebih sempit dari penjabaran yang sudah dituangkan dalam Pembukaan UUD 1945 beserta situasi batin yang menyertai rumusan finalnya pada 18 Agustus 1945.