Tangani Corona di Jatim, JK Minta Khofifah dan Risma Berkoordinasi
Rabu, 17 Juni 2020 | 12:38 WIB

Tangani Corona di Jatim, JK Minta Khofifah dan Risma Berkoordinasi

Jumlah positif corona di Surabaya separuh dari total kasus di Jatim.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK), di Jatim.
Photo :
  • VIVAnews/ Nur Faishal (Surabaya)

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK), di Jatim.

VIVA – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, angka kasus Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 di Jawa Timur bisa menyalip DKI Jakarta jika tidak ditangani secara sistematik dan terkoordinasi. Kunci koordinasi ialah di Kota Surabaya yang jumlah kasus coronanya separuh dari total kasus di Jawa Timur.

“Ibu Gubernur bekerja luar biasa, wali kota bekerja keras, tapi perlu sistematik dan terkoordinasi. Tanpa koordinasi, bagaimana cara mencegahnya, bagaimana tanggung jawab ke masyarakatnya, kemudian siapa yang mengobati kalau sakit,” kata JK saat berkunjung di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 17 Juni 2020.

Mantan Wakil Presiden RI itu memprediksi, jumlah kasus corona di Jawa Timur akan menyalip DKI Jakarta jika tidak ditangani secara baik dan terkoordinasi. Mengacu pada data Gugus Tugas Jatim total terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur mencapai 8.290 kasus. Dari jumlah itu, separuh kasus ada di Surabaya dengan 4.181 positif.